Kamis, 03 Januari 2013

KEMBALI BERBAGI

Kali ini KAWAKIB jalan-jalan ke daerah Arjasari, Kabupaten Bandung. Jalan yang dilalui lumayan naik turun dan terasa sangat jauh, itu karena kami ternyata nyasar pemirsaaah...hahaha. 
Kami ??? yup, karena kali ini saya diantar suami, Izza & Zia pun ikut serta dengan gembira campur bingung. Mereka bilang, "Kita sebenarnya mau kemana, Bun ? Kok masih belum nyampe juga ? " 
Saking jauhnya nyasar sampe-sampe bisa ngeliat Banjaran dari atas lho......woooow

Jadi hari itu ada acara di TBM AS Lebakwangi, jadi sambil saya ngajar ibu-ibu di posyandu, anak-anak ikutan  gabung buat baca buku bareng, dengar dongeng & kegiatan lainnya.

Materi pelatihan yaitu membuat bros dari kain perca. Ibu-ibu yang mungkin sebelumnya tidak terpikir untuk memanfaatkan sisa-sisa kain, alhamdulillah sudah mulai tertarik untuk membuat bros sederhana. Walaupun sederhana bukan berarti tidak bernilai jual lho. Bros mungil ini bisa dijadikan souvenir pernikahan, tidak lupa juga diajarkan cara membuat costingnya, biar tidak ada yang terlewat saat menentukan harga jualnya.




HOREEEE.....AKU BISA !!!


Semoga kedepannya Kawakib bisa jalan-jalan lagi untuk berbagi ilmu dengan sahabat yang lainnya...aamiin


Senin, 24 Desember 2012

MAU KEMANA AWAL TAHUN ?

Saya insya Allah mau ke toko buku aja, itu satu tempat yang bikin betah, hiburan murah meriah, apalagi kalau dihias dengan tulisan "SALE". Maaf, yang ini memang naluri ibu-ibu ya...hahaha.

Ngomong-ngomong soal buku, didaerah Bandung Selatan, sudah ada satu taman bacaan hasil swadaya masyarakat bernama TBM LEBAKWANGI, tepatnya di Perumahan Lebakwangi Asri Blok D4 RT 04 RW 13 Desa Lebakwangi Kecamatan Arjasari. Sekarang sudah berjalan sekitar 2 tahun. 

Dan melanjutkan program HAND IN HAND PROJECT, Kawakib akan mengadakan pelatihan kerajinan disana, khusus untuk ibu-ibu. Tepatnya pada tanggal 1 Januari 2013.

Doakan ya teman-teman, semoga awal tahun nanti bisa dimulai dengan niat baik dan berhasil dengan baik...aamiin


Kamis, 20 Desember 2012

LANGKAH PERTAMA

Ini sebetulnya cita-cita yang sudah lumayan lama. Bukan mimpi yang muluk-muluk ya teman-teman ^_^
Saya ingin bisa bagi-bagi ilmu sebanyak dan seluas mungkin dengan semua keterbatasan yang ada.

Alhamdulillah, menjelang akhir tahun ini, mulai terlihat kesempatannya. Jadi di sekolahnya Zia, setiap hari jumat, ibu-ibu selalu berkumpul untuk membahas masalah parenting dengan kepala sekolahnya. Jangan membayangkan bahwa ini sekolah elit ya. Latar belakangnya sangat heterogen, tapi kebanyakan dari kalangan menengah kebawah.

Saya membicarakan terlebih dahulu dengan pihak sekolah mengenai kemungkinan diadakannya pelatihan kerajinan tangan untuk ibu-ibu. Sebelumnya saya juga sempat bantu-bantu sedikit untuk subjek prakarya untuk para guru di TK tersebut. Jadi saya membuat prakarya yang bisa dikerjakan anak-anak sesuai dengan tema setiap bulannya. Kebanyakan saya menggunakan bahan bekas yang mudah diperoleh. Kalau dibilang Craft Consultant terlalu keren kali ya....hahaha

Di minggu pertama, baru sebatas bincang-bincang, bagaimana saya memulai usaha saya. Sebenarnya itu untuk sedikit "meracuni" ibu-ibu untuk tetap produktif tanpa harus meninggalkan kewajibannya di rumah. Dan jangan membayangkan bahwa pengusaha itu yang penampilannya keren rapi jali dandy berdasi...wkwkwkwk. Bahwa sesuatu yang dikerjakan untuk mendapatkan hasil tertentu itu disebut usaha, walaupun mungkin baru sebatas jualan gorengan di teras rumah. Dan usaha yang terbaik adalah "YANG DIKERJAKAN", bukan sebatas omong kosong dan masih dalam mimpi.

Alhamdulillah, mulai ada respon positif dari ibu-ibu yang hadir. Saat itu saya juga membawa beberapa sample produk Kawakib untuk gambaran mengenai pekerjaan saya. Karena saya juga memang tidak pernah ada di sekolah, selesai mengantar Zia, saya langsung pulang dan baru nongol lagi saat jam pulang.





Minggu berikutnya, ibu-ibu diberikan materi membuat bros dan gantungan kunci dari kain felt. Keadaan cukup heboh, apalagi saya cuma sendirian memberikan materi, tapi capeknya terbayar melihat semangat ibu-ibu yang hadir.





Dan yang sangat luar biasa, 2 hari setelah workshop ada seorang ibu yang sudah memasarkan hasil karyanya *acungin jempol
Subhanallah...berbagi itu memang membahagiakan ^_^